Pesantren al Hilal – Sabtu, 23 Agustus 2025, menjadi rutinitas penting bagi para santri di Pesantren Al Hilal 3 Cipadung untuk belajar public speaking. Mereka mengikuti kegiatan rutin ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum, atau public speaking. Sesi latihan ini dirancang khusus untuk membekali para santri agar tidak hanya pandai dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menyebarkan dakwah dengan percaya diri.
Tujuan dan Manfaat Belajar Public Speaking di Era Modern
Di era modern, kemampuan public speaking adalah soft skill yang sangat berharga. Bagi para santri, kemampuan ini memiliki banyak manfaat, yaitu untuk menyampaikan ilmu dan kebaikan kepada khalayak luas. Menguasai public speaking akan membuat mereka lebih percaya diri saat berdakwah, menyampaikan ide, atau berinteraksi dengan masyarakat.
Manfaatnya pun beragam, antara lain:
- Meningkatkan Kepercayaan Diri: Latihan rutin membantu mengatasi rasa gugup, agar mereka lebih tenang.
- Menyampaikan ilmu dengan efektif: Santri belajar menyusun materi secara terstruktur, nada yang tepat, dan bahasa tubuh yang mendukung.
- Mengajak pada kebaikan: Dengan kemampuan berbicara yang baik, santri bisa menjadi influencer kebaikan di lingkungan mereka, mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan.
Pernyataan Pengajar dan Semangat Santri
Ustadz Yusuf salah satu asatidz, menyampaikan harapannya. “Kami ingin santri-santri kami bukan hanya hafal Al-Qur’an dan paham ilmu agama, tetapi juga bisa menyampaikan itu semua dengan baik. Dengan menguasai public speaking, mereka nanti bisa menyampaikan ide, berdakwah, dan berbicara di depan umum atau didepan kamera dengan percaya diri dan tidak gampang gugup,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disambut dengan semangat dari para santri. Mereka tampak bersemangat dalam sesi latihan, mulai dari berlatih pidato hingga berdiskusi. “Awalnya susah, tapi pas udah latihan terus jadi sedikit lebih berani. Ini juga masih belajar.” ujar Jaka, salah seorang santri. Insya Allah latihan rutin ini dapat melahirkan santri Pesantren al Hilal yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga mampu menginspirasi banyak orang dengan setiap ilmu yang mereka sampaikan.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:

Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal