Alhamdulillah, suasana kebersamaan dan keberkahan kembali terasa di lingkungan Pesantren Al Hilal. Pada Senin, 2 Februari 2026, para Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an kembali melaksanakan Shaum Sunnah Senin, sebuah amalan yang rutin dibiasakan sebagai bagian dari pembiasaan baik sehari-hari di lingkungan Pesantren Al Hilal.

Yang istimewa, shaum sunnah kali ini bertepatan dengan Malam Nisfu Sya’ban, malam yang dikenal sebagai salah satu waktu penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Momen ini menjadi penguat semangat santri untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah puasa, doa, dan kebersamaan.
Berkat kebaikan dari #OrangBaik dan #SahabatAlHilal, hidangan makanan bergizi untuk berbuka puasa pun dapat dinikmati oleh seluruh santri. Santri kelas 7, 8, dan 9 berbuka puasa bersama di Masjid Marwah, Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sementara santri kelas 10, 11, dan 12 melaksanakan buka puasa di Pondok Pesantren Al Hilal 2 Panyileukan.

Suasana buka puasa berlangsung hangat dan penuh rasa syukur. Senyum santri, doa sebelum berbuka, serta kebersamaan sederhana menjadi pemandangan yang menguatkan bahwa kebaikan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Salman, selaku asatidz Pesantren Al Hilal Cililin, menyampaikan harapannya agar shaum sunnah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh sebagai kebiasaan ibadah santri. “Kami ingin puasa sunnah, khususnya puasa Senin dan Kamis, menjadi bagian dari ibadah keseharian santri. Ini bukan hanya melatih kesabaran, tetapi juga membentuk kedisiplinan, dan pembiasaan baik di lingkungan Pesantrenj” ujar beliau.

Beliau juga menambahkan bahwa pembiasaan ibadah sunnah sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter santri yang kuat secara iman dan akhlak, serta siap menjadi generasi Qur’ani yang istiqamah di tengah masyarakat.Jazakumullahu khairan katsiran, Insya Allah setiap suapan berbuka puasa yang dinikmati santri menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi, dan semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan rezeki, kesehatan, dan kebaikan yang berlipat ganda.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal