KBM Kamis di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Santri Perkuat Tajwid dan Praktik Ibadah

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Pesantren Al Hilal 1 Cililin kembali berlangsung dengan lancar pada Kamis, 5 Februari 2026. Para santri mengikuti pembelajaran sesuai jenjang kelas masing-masing dengan penuh semangat dalam suasana yang tertib.

Pada KBM kali ini, Santri Kelas 7A mendapatkan pelajaran tajwid, yang berfokus pada pemahaman kaidah membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Sementara itu, Kelas 7B mengikuti pembelajaran praktik ibadah, sebagai bekal dasar dalam menjalankan ibadah sehari-hari sesuai tuntunan syariat. Adapun Santri Kelas 8 juga melaksanakan pembelajaran tajwid untuk memperkuat kualitas bacaan Al-Qur’an mereka.

Pembelajaran tajwid sejak dini memiliki manfaat yang sangat besar bagi santri. Dengan memahami tajwid, santri dapat membaca Al-Qur’an secara tartil, fasih, dan sesuai dengan kaidah yang benar. Hal ini penting agar bacaan Al-Qur’an terjaga keasliannya serta menjadi bekal dalam menghafal dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pembelajaran praktik ibadah bertujuan untuk membiasakan santri melaksanakan ibadah dengan benar, baik dari sisi gerakan maupun bacaan. Pembiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, dan terbiasa menjalankan perintah agama sejak usia dini.

Ustadz Salman selaku asatidz Pesantren Al Hilal 1 Cililin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran KBM yang terus berjalan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan di pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan dan orang-orang baik yang telah memberikan dukungan dan kontribusinya. Berkat bantuan dan doa dari semua pihak, kegiatan belajar mengajar di Pesantren Al Hilal 1 Cililin dapat berjalan dengan lancar dan terus berkelanjutan,” ujar Ustadz Salman. Melalui KBM yang berkesinambungan ini, Pesantren Al Hilal 1 Cililin berharap dapat terus mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Indra Rizki

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at Pesantren al-Hilal

Related Posts

×