Alhamdulillah, pembiasaan puasa sunnah kembali dilaksanakan di lingkungan Pesantren Al Hilal 1 Cililin pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rutinitas yang terus dijaga sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual para santri.
Puasa sunnah, khususnya di hari Senin dan Kamis, bukan hanya sekadar ibadah tambahan, tetapi juga menjadi sarana pendisiplinan diri.
Para santri dilatih untuk menahan lapar dan dahaga, menjaga lisan, serta mengontrol hawa nafsu. Dari sinilah tumbuh kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan mental yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pembiasaan puasa sunnah juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Dengan merasakan lapar dan haus, para santri diharapkan lebih peka terhadap kondisi orang-orang yang kekurangan, serta lebih menghargai setiap rezeki yang dimiliki.
Menjelang waktu berbuka, para santri berkumpul di Masjid Marwah Pesantren Al Hilal Cililin, lalu berdoa bersama dengan dipimpin oleh salah saorang perwakilan santri, lalu dilanjut dengan menikmati hidangan dari para orang baik dan Sahabat Al Hilal. Momen ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur di antara santri. Usai berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sholat Maghrib dan Isya berjamaah. Tidak berhenti di sana, para santri juga melaksanakan tawassulan, yasinan, dan doa bersama, memohon keberkahan serta kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan para orang baik.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pesantren Al Hilal tidak hanya mendidik santri dalam aspek akademis, tetapi juga membiasakan mereka untuk hidup dalam suasana islami yang baik. Semoga dengan pembiasaan puasa sunnah ini, para santri dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bersyukur, dan senantiasa dekat dengan Allah SWT.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal