Pada Sabtu, 14 Maret 2026 bertepatan dengan 24 Ramadhan 1447 H, kembali digelar Pengajian Al Hilal Inspiratif yang dilaksanakan pada pukul 17.30 WIB, menjelang kegiatan buka puasa akbar bersama para santri dan masyarakat .Berttepatan dengan memasuki pekan keempat bulan suci Ramadhan , kegiatan keislaman di Masjid Pesantren Al Hilal tetap berlangsung dengan penuh semangat.

Kajian ini menghadirkan Ustadz Yedi Abdul Latief yang menyampaikan materi bertema “Keutamaan Menjadi Seorang Muslim yang Ziyadatul Khayr.” Tema tersebut mengajak para jamaah untuk terus meningkatkan amal kebaikan, terutama di hari-hari terakhir bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Yedi menjelaskan bahwa seorang Muslim dianjurkan untuk selalu menjadi pribadi yang ziyadatul khayr, yaitu seseorang yang terus menambah dan memperbanyak kebaikan dalam kehidupannya. Hal ini dapat diwujudkan melalui berbagai amalan, seperti memperbanyak ibadah, berbagi kepada sesama, menjaga akhlak yang baik, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kajian ini juga menjadi pengingat bahwa semakin mendekati akhir Ramadhan, justru semangat ibadah seharusnya semakin meningkat, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, berbagai kegiatan kajian dan pengajian di Masjid Pesantren Al Hilal tetap dilaksanakan secara rutin agar para santri dan masyarakat terus mendapatkan motivasi untuk memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadhan.
Suasana pengajian berlangsung khidmat namun tetap santai. Para santri dan jamaah yang hadir tampak antusias menyimak materi yang disampaikan bahkan anak-anak pun turut hadir. Setelah kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa akbar bersama yang semakin menambah kebersamaan antara santri, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan Pengajian Al Hilal Inspiratif ini, diharapkan para jamaah semakin termotivasi untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan dan memperbaiki diri.
Semoga semangat menjadi Muslim yang ziyadatul khayr, yaitu terus bertambah dalam kebaikan, dapat tertanam dalam diri setiap jamaah, sehingga keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan selama bulan suci ini, tetapi juga terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal