Alhamdulillah pada Senin (19/01/2026), santri yatim penghafal Qur’an Pesantren Al Hilal jenjang SMA telah melaksanakan kegiatan pengarahan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang dibimbing langsung oleh para asatidz. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan karakter yang berfokus pada kepemimpinan, organisasi, serta keterampilan sosial santri.

Pelaksanaan LDKS bertempat di Pondok Pesantren Al Hilal 2 Panyileukan. Pada kesempatan tersebut, santri kelas 12 turut menyampaikan visi dan misi mereka sebagai calon pengurus organisasi santri. Tidak hanya belajar tentang manajemen kegiatan, LDKS juga mengajarkan bagaimana santri berkomunikasi, mengatur agenda pesantren, hingga membimbing adik-adik tingkatnya. Melalui kegiatan ini, santri dilatih untuk memiliki kemampuan memimpin sekaligus bekerja dalam struktur organisasi. Hal tersebut menjadi modal penting bagi para santri yang kelak akan berkiprah di masyarakat, baik dalam bidang sosial, dakwah, maupun akademik.

Ustadz Yedi selaku asatidz pembimbing menyampaikan bahwa pelaksanaan LDKS di Pesantren Al Hilal bertujuan agar santri terbiasa berbicara di depan publik, mampu mengorganisir kegiatan, dan tidak canggung ketika diberikan amanah kepemimpinan. “Harapannya, melalui LDKS ini santri bisa terlatih menyampaikan pendapat, memimpin rekan maupun adik tingkatnya, serta memiliki keberanian untuk tampil. Sehingga saat mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah siap memimpin dan memberi manfaat,” ujar Ustadz Yedi.
Kegiatan LDKS ini menjadi salah satu bentuk pendidikan, bahwa Pesantren Al Hilal tidak hanya mendidik santri untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan hidup yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan bekal ilmu agama dan kemampuan kepemimpinan, santri diharapkan menjadi generasi muda Islami yang cerdas, santun, dan berpengaruh dalam kebaikan.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal