Minggu sore, 25 Januari 2026, Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru kembali dipenuhi suasana hangat dan penuh semangat. Anak-anak dari lingkungan sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan Pesantren Qur’an Al Hilal yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan. Program ini hadir sebagai ikhtiar membina generasi Qur’ani sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini.

Pesantren Qur’an akhir pekan ini menjadi wadah belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain mengaji bersama, kegiatan difokuskan pada tahsin Al-Qur’an, yaitu memperbaiki dan membenarkan bacaan sesuai kaidah tajwid. Para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil berdasarkan kemampuan masing-masing, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan terarah.
Tahsin Al-Qur’an dan Pembinaan Akhlak
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya dibimbing oleh para asatidz, tetapi juga melibatkan santri yatim penghafal Qur’an tingkat SMA Pesantren Al Hilal. Dengan penuh kesabaran, para santri membimbing adik-adiknya membaca Al-Qur’an dengan tartil, mengenal hukum tajwid, serta membangun kedekatan dengan ayat suci. Kehadiran mereka juga menjadi teladan positif bagi anak-anak, baik dalam adab maupun semangat belajar.
Tahsin menjadi pondasi utama, karena bacaan yang baik dan benar merupakan langkah awal untuk memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pembiasaan belajar Al-Qur’an sejak kecil memberikan pengaruh besar dalam pembentukan karakter. Anak-anak yang tumbuh dekat dengan Al-Qur’an cenderung memiliki sikap lebih tenang, disiplin, sabar, dan menghargai orang lain. Salah satu peserta pun mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini, “Belajarnya rame-rame, jadi seru dan nggak cepat bosan. Ngaji bareng teman-teman bikin lebih semangat,” ujarnya polos.
InsyaAllah, kegiatan Pesantren Qur’an Al Hilal akan terus dilaksanakan secara rutin di Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru. Program ini menjadi bagian dari komitmen Al Hilal dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal