Alhamdulillah, pembiasaan menjadi imam sholat fardhu bagi santri kelas 9 Pesantren Al Hilal 1 Cililin kembali berlanjut. Kali ini, giliran santri bernama Agung Gumilar yang maju untuk memimpin pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah di Masjid Marwah, lingkungan Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembinaan santri agar tidak hanya mampu memahami ilmu agama, tetapi juga berani mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. MElalui kesempatan menjadi imam, santri dilatih untuk membangun rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan membaca Al Quran, serta memahami tanggung jawab ketika memimpin sholat berjamaah.
Menjadi imam bukan sekadar berdiri di depan dan memimpin gerakan sholat. Ada amanah yang perlu dijalankan, mulai dari menjaga ketepatan bacaan, memperhatikan ketertiban sholat, hingga memberikan teladan bagi jamaah yang berada di belakangnya. Karena itu, pembiasaan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para santri ketika kelak kembali ke tengah masyarakat.
Insya Allah, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin. Para santri kelas 9 akan mendapatkan kesempatan secara bergantian untuk maju ke depan dan memimpin sholat berjamaah. Dengan demikiang, setiap santri memiliki ruang untuk belajar, berlatih, dan memperbaiki diri melalui pengalaman secara langsung.
Jazakumullahu khairan katsiran kepada para asatidz yang senantiasa membimbing dan mendampingi proses pendidikan para santri. Semoga melalui pembiasaan ini, akan lahir generasi santri yang tidak hanya dekat dengan Al Quran, tetapi juga memiliki keberanian, kedisiplinan, dan kesiapan untuk mengemban tanggung jawab di tengah masyarakat.
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal