Alhamdulillah, Pesantren Al Hilal 1 Cililin melaksanakan penyerahan sertifikat Praktik Fiqih Ibadah kepada para santri yang dinyatakan lulus dengan predikat terbaik pada Selasa (30/06/2026), setelah minggu sebelumnya menjalani ujian sertifikasi Praktik Fiqih Ibadah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian evaluasi pembelajaran yang bertujuan memastikan setiap santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan ibadah sesuai tuntunan syariat.

Materi praktik yang diujikan disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing. Santri kelas 7 mengikuti praktik adzan, iqamah, wudhu, dan shalat. Sementara itu, santri kelas 8 diuji dalam praktik shalat, shalat jenazah, wirid, dan tahlil. Adapun santri kelas 9 melaksanakan ujian praktik shalat jenazah, doa setelah shalat, wirid, tahlil, serta tawassulan sebagai bekal sebelum kembali mengabdi di tengah masyarakat.
Setelah melalui proses penilaian, para santri yang memperoleh predikat Mumtaz (sempurna) dan Jayyid Jiddan (baik sekali) berhak menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan kesungguhan mereka dalam menguasai praktik ibadah. Sementara itu, santri yang memperoleh nilai Jayyid (baik) maupun Maqbul (cukup) belum menerima sertifikat dan diwajibkan mengikuti ujian ulang pada bulan berikutnya.

Program sertifikasi praktik fiqih ibadah ini bukan sekadar pemberian penghargaan, tetapi menjadi ikhtiar pesantren untuk mencetak generasi muslim yang mampu mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, ketika kembali ke lingkungan masyarakat, para santri siap menjadi imam shalat, memimpin doa, melaksanakan tata cara pengurusan jenazah, hingga membimbing masyarakat dalam berbagai praktik ibadah sesuai ajaran Islam.
Semoga sertifikat yang diterima menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, memperbaiki kualitas ibadah, serta istiqamah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Bagi santri yang akan mengikuti ujian ulang, semoga semakin termotivasi untuk belajar lebih giat hingga mampu meraih hasil terbaik pada kesempatan berikutnya.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal