Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru tetap berlangsung seperti biasa, meskipun sedang berada di bulan suci Ramadhan. Pada Selasa, 10 Maret 2026, para santri tingkat SMA tetap mengikuti berbagai mata pelajaran baik akademis maupun keagamaan sebagai bagian dari proses pendidikan di pesantren.

Beberapa mata pelajaran yang dipelajari oleh para santri di antaranya Grammar (bahasa Inggris), Tauhid, Bahasa Indonesia, serta kelas Tahfidz Al-Qur’an. Kombinasi pelajaran ini menunjukkan komitmen pesantren dalam menyeimbangkan pendidikan agama dengan pengetahuan akademis.
Para santri mengikuti kegiatan belajar dengan penuh kesungguhan. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk tetap menuntut ilmu. Justru bulan Ramadhan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kedisiplinan, kesabaran, serta semangat dalam belajar.

Melalui pembelajaran Tauhid dan Tahfidz, para santri dibekali pemahaman keislaman yang kuat serta kedekatan dengan Al-Qur’an. Sementara itu, pelajaran akademis seperti Grammar dan Bahasa Indonesia membantu mereka mengembangkan kemampuan komunikasi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk masa depan.

Hal ini sejalan dengan visi Pesantren Al Hilal yang tidak hanya menekankan pendidikan agama, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pendidikan akademis. Dengan demikian, para santri diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Bulan Ramadhan pun bukan menjadi alasan untuk menghentikan kegiatan belajar. Sebaliknya, Ramadhan justru menjadi waktu yang tepat untuk melatih kedisiplinan dan kesungguhan dalam menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. SEmoga semangat para santri Pesantren Al Hilal 2 Cibiru dalam menuntut ilmu di bulan Ramadhan ini menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda untuk terus belajar dan memperbaiki diri, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal