Alhamdulillah, pada Rabu (22/07/2026), santri Pesantren Al Hilal mendapat kehormatan untuk menampilkan pertunjukan angklung dalam rangkaian Forum Wakaf Nasional. Penampilan tersebut menjadi momen yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa para santri mampu menunjukkan potensi dan bakatnya di depan umum.

Dengan penuh semangat dan rasa percaya diri, para santri membawakan lagu Bandung oleh Yura Yunita dengan irama angklung yang telah dilatih rutin di sela-sela kegiatan pesantren. Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, latihan angklung bukan sekadar belajar memainkan alat musik tradisional. Di balik setiap latihan, terdapat proses pembelajaran yang mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menjaga kekompakan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas serta membangun rasa percaya diri para santri. Kesempatan tampil di hadapan banyak orang melatih mereka agar berani mengekspresikan kemampuan yang dimiliki, berbicara melalui karya, dan tampil dengan penuh keyakinan. Pengalaman seperti ini menjadi bekal berharga yang akan bermanfaat, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika kelak terjun ke tengah masyarakat.

Di sisi lain, pembelajaran angklung juga merupakan bagian dari upaya melestarikan salah satu warisan budaya Indonesia. Dengan mengenalkan dan membiasakan santri memainkan angklung, Pesantren Al Hilal berharap para santri tidak hanya mencintai ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kekayaan budaya bangsa yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

InsyaAllah, Pesantren Al Hilal akan terus berkomitmen mendidik para santri agar tumbuh menjadi generasi yang sholeh, berwawasan luas, percaya diri, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Keseimbangan antara pendidikan agama, akademik, dan pengembangan potensi diri menjadi bagian penting dalam proses pembinaan yang terus diupayakan.
Semoga pengalaman tampil di Forum Wakaf Nasional ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berkarya, dan mengukir prestasi di berbagai bidang, tanpa melupakan jati diri sebagai generasi muslim yang berilmu dan berakhlak mulia.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal