Membangun dan Melatih Karakter Kepemimpinan Santri Lewat LDKS!

Alhamdulillah, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) di Pesantren Al Hilal kembali berlanjut sebagai bentuk pembinaan karakter dan peningkatan kemampuan santri dalam berorganisasi. Pada 20 Januari 2026, santri kelas 12 mengikuti hari kedua LDKS yang berfokus pada pembinaan dan latihan dasar cara mengajar. Materi yang diberikan diarahkan agar santri memiliki bekal dalam menyampaikan pelajaran dan memimpin adik tingkatnya dengan baik.

Lalu pada 21 Januari 2026, LDKS memasuki hari ketiga dengan agenda praktik mengajar. Santri kelas 12 pun diuji untuk tampil percaya diri di depan kelas, membawakan materi, sekaligus mengelola kelas secara langsung—menjadi salah satu pengalaman penting bagi santri menjelang kelulusannya.

Ustadz Yusuf selaku Asatidz Pesantren Al Hilal menyampaikan harapannya. Menurut beliau, LDKS diharapkan melatih santri agar terbiasa berbicara di depan publik, memiliki kemampuan mengajar dasar, serta menumbuhkan skill kepemimpinan. “Kepemimpinan bukan hanya soal memberi perintah, tetapi tentang memberi teladan, membimbing, dan mampu merangkul orang lain,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan LDKS juga memiliki visi untuk melahirkan santri yang matang secara karakter—bukan hanya kuat secara akademis dan agama, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial, kedisiplinan, serta kecakapan dalam berorganisasi. Dengan pelatihan ini, pesantren berikhtiar mencetak generasi pemimpin yang mampu berkontribusi bagi masyarakat, membawa nilai akhlak dan ilmu sekaligus. Semoga melalui agenda LDKS ini, para santri dapat tumbuh menjadi pemimpin yang amanah, komunikatif, berkarakter, serta siap berkhidmat di lingkungan masyarakat.

Penulis: Indra Rizki

 

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at Pesantren al-Hilal

Related Posts

×