Ahad, 22 Februari 2026 bertepatan dengan 4 Ramadhan 1447 H, suasana khusyuk menyelimuti Masjid Pesantren Al Hilal Pasirbiru yang beralamat di Jl. Manisi RT. 03 RW. 06 Pasirbiru, Cibiru, Bandung. Pada pukul 12.30 WIB, para santri mengikuti kegiatan Kultum Ba’da Dzuhur dengan tema pembahasan seputar Ramadhan sebagai momentum muhasabah / evaluasi diri.

Kegiatan ini diikuti oleh 27 Santri Yatim Tahfidz tingkat SMA dari Pesantren Al Hilal Cibiru. Kultum disampaikan oleh Ust Topan Tamala yang mengajak para santri untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen untuk mengoreksi hati, memperbaiki niat, serta mengevaluasi ibadah dan akhlak sehari-hari. Muhasabah menjadi kunci agar setiap muslim mampu melihat kekurangan dirinya dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagi para santri, muhasabah juga punya banyak manfaat. Pertama, membantu mereka menyadari sejauh mana kedisiplinan dalam menjaga hafalan Al-Quran dan kualitas ibadahnya. Kedua, melatih kejujuran pada diri sendiri dalam mengakui kesalahan dan kekurangan. Ketiga, menumbuhkan semangat untuk memperbaiki akhlak, baik kepada guru, teman, maupun masyarakat sekitar. Dengan muhasabah, santri tidak hanya tumbuh dalam ilmu, tetapi juga dalam kedewasaan spiritual.
Suasana kultum berlangsung dengan serius tapi santai dan tenang. Para santri menyimak dengan khusyuk, menjadikan momen ini sebagai pengingat bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali dalam waktu yang sama. Apalagi para santri juga masih remaja, maka dari itu mereka perlu dibimbing dengan baik, ditengah gempuran media sosial yang terkadang kurang sehat secara mental.
Semoga melalui Kultum Ba’da Dzuhur ini, para santri semakin termotivasi untuk memperbanyak amal shaleh, menjaga hafalan, serta terus memperbaiki diri. Ramadhan adalah madrasah kehidupan, dan muhasabah adalah langkah awal menuju pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal