Alhamdulillah, semangat kemerdekaan turut mewarnai aktivitas para santri Pesantren Al Hilal pada Senin pagi (17/08/2026). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dan Pesantren Al Hilal 2 Cibiru mengikuti upacara dengan penuh semangat dan khidmat.

Di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, para santri nelajar untuk menjadi petugas upacara, sementara yang lain mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, suasana serupa juga terlihat di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru. Para santri mengikuti upacara dengan penuh semagat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen yang menarik karena beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Jumat (14/08/2026), para santri telah mengikuti ekstrakurikuler Paskibra.
Latihan Peraturan Baris Berbaris yang mereka jalani dalam kegiatan Paskibra menjadi salah satu bekal bagi para santri untuk lebih siap mengikuti rangkaian upacara, termasuk ketika dipercaya menjadi petugas. Dari latihan tersebut, mereka belajar mengenai kedisiplinan, ketepatan, kekompakan, serta keberanian untuk menjalankan tanggung jawab di hadapan banyak orang.

Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bukan sekadar upacara. Insya Allah, upacara ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, rasa syukur atas kemerdekaan dapat diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Insya Allah, melalui berbagai pembiasaan di lingkungan pesantren, para santri tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang memahami ilmu agama dan akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, cinta tanah air, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya.
Semoga semangat kemerdekaan senantiasa tumbuh dalam diri para santri dan menjadi bekal untuk melanjutkan perjuangan dengan cara mereka sendiri: menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi agama, dan bangsa.
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal