Kajian Kitab Nashoihul Ibad Pesantren al Hilal Cililin

Pesantren al Hilal – Pembelajaran malam di Pesantren Al Hilal 1 Cililin dimulai lagi usai ibadah Shalat Isya. Pada Kamis malam, 9 Oktober 2025, para santri kembali berkumpul di Masjid Marwah untuk mengikuti kajian rutin Kitab Kuning Nashoihul Ibad. Kajian ini menjadi kegiatan rutinn dari pendidikan pesantren untuk membentuk akhlak santri yang baik.

Kajian kitab ini disampaikan langsung oleh Ustaz Arif Rahman Hakim, yang juga sebagai Pimpinan Pesantren Al Hilal 1 Cililin. Kitab karya Syekh Nawawi Al-Bantani ini berisi kumpulan nasihat bijak tentang adab, hati, dan tuntunan praktis kehidupan beragama.

Manfaat Utama Mengkaji Kitab Nashoihul Ibad

Mengkaji kitab kuning secara langsung, terutama yang fokus pada nasihat dan akhlak, memberikan dampak besar bagi pembentukan karakter santri:

  1. Pembentukan Akhlak Mulia: Kitab Nashoihul Ibad mengajarkan santri untuk mengenali penyakit-penyakit hati dan cara menghindarinya. Ini adalah fondasi penting untuk membentuk akhlak yang mulia (karimah) sesuai teladan Rasulullah ﷺ.
  2. Koneksi dengan Sanad Ilmu: Membaca kitab klasik menghubungkan santri dengan warisan intelektual ulama terdahulu (salafus saleh), agar ilmu yang mereka dapatkan memiliki sanad (rantai keilmuan) yang kuat dan terjaga.
  3. Kedalaman Pemahaman Agama: Nasihat dalam kitab ini seringkali memberikan interpretasi yang mendalam tentang ayat Al-Qur’an dan Hadis, memperkaya pemahaman santri.

Semangat Santri dalam Belajar

Santri pun bersemangat dalam kajian malam ini, mereka menyimak dengan fokus, mencatat poin-poin penting, dan mengajukan pertanyaan. Salah seorang santri Alwi Hermawan, mengungkapkan semangatnya: “Alhamdulillah belajar di Pesantren bikin semangat, soalnya belajar di sini banyakan dan sama temen, jadi rame.” ujarnya.

Ustaz Arif Rahman Hakim menegaskan bahwa kajian ini sangat penting di Pesantren Al Hilal 1. Beliau berharap, “Kami ingin santri-santri kami tidak hanya hafal, tetapi juga paham betul bagaimana cara hidup sebagai Muslim yang beradab. Kajian ini adalah upaya kami untuk mewujudkan lulusan yang berilmu tinggi, berakhlak mulia, dan siap menjadi teladan di masyarakat.”

Penulis: Indra Rizki

 

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at Pesantren al-Hilal

Related Posts

×