Assalamu’alaikum Sahabat Al Hilal! Menghafal Al Quran merupakan salah satu program wajib untuk para santri di 8 Pondok Pesantren dan Rumah Tahfidz Al Hilal Se-Jawa Barat.

Dalam menjalankan tugasnya untuk meraih cita-citanya sebagai seorang Penghafal Al Quran tentu tidaklah mudah. Banyak sekali lika liku yang harus dilalui oleh para santri untuk menjadi hafidz dan hafidzah Al Quran.

Tak jarang mereka mengalami kelelahan, kurang tidur, hingga jatuh sakit di tengah perjuangannya untuk bisa menghafal Al Quran. Hal tersebut juga yang membuat mereka tak jarang menangis karena nyatanya untuk menjadi seorang penghafal Al Quran tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Suasana Setoran Hafalan 30 Juz Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin
Dokumentasi pesantrenalhilal.com

Mereka harus rela mengorbankan waktu istirahatnya dan waktu bermainnya demi bisa menyetorkan hafalan dengan jumlah yang banyak kepada Asatidz dan Asatidzah di masing-masing pondok.

Terkadang, ingin rasanya mereka menyerah atas mimpinya yang mereka rasa begitu sulit untuk dijangkau karena berbagai rintangannya. Namun, rasa lelah dan putus asa terkalahkan dengan rasa semangat yang menggebu untuk mempersembahkan mahkota terbaik kepada orang tua mereka kelak.

Alhamdulillah, hingga akhirnya salah satu dari sekian banyaknya Santri Yatim Al Quran Pesantren Al Hilal 1 Cililin yakni Ananda Muhammad Naufal Mandiri Putra, telah menyelesaikan setoran hafalan 30 Juznya yang terakhir yakni QS. Al Baqarah ayat 135 – 141.

Setoran hafalan dilaksanakan pada hari Jum’at (27/01/2023) pukul 17.30 WIB. Disaksikan langsung oleh KH. Arif Rahman Hakim selaku pimpinan Pondok Pesantren Al Hilal 1 Cililin beserta Asatidz, Asatidzah dan para Santri Yatim dan Penghafal Quran lainnya yang juga ikut menyimak serta mendoakan kelancaran setoran hafalan tersebut.

Suasana Setoran Hafalan 30 Juz Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin
Dokumentasi pesantrenalhilal.com

Kegiatan juga diabadikan melalui dokumentasi foto dan video dan disiarkan secara langsung melalui akun Instagram Official Pesantren Al Hilal 1 Cililin ( @pesantrenalhilal1cililin ).

Di akhir cerita ketika Ananda Muhammad Naufal berhasil menuntaskan setoran hafalannya, ia pun sujud syukur karena perasaan lega dan haru atas pencapaian hafalan 30 juz.

Para santri lainnya melantunkan doa Khotmil Quran, lantas suasana pun tiba-tiba saja berubah menjadi haru.

Masya Allah Tabarakallah, suasana juga berlangsung dengan khidmat. Mari doakan semoga Ananda Muhammad Naufal bisa membpersembahkan mahkota terbaik untuk kedua orangtuanya kelak, ya Sahabat! Doakan juga santri lainnya, baik bagi santri yang masih dalam perjalanannya menuntaskan hafalan Al Quran ataupun santri lainnya yang juga telah menuntaskan hafalan Al Quran.

Karena menuntaskan hafalan Al Quran, bukan berarti ujian untuk seorang penghafal Al Quran akan berhenti di sini saja. Akan tetapi, ujian masih akan terus berlanjut karena para santri juga perlu mempertahankan hafalannya hingga kelak ia berhasil meraih kemuliaan Al Quran di dunia maupun akhirat.

Youtube: Pesantren Yatim AlHilal

Penulis: Elis Parwati

×