Pada Rabu pagi, 15 April 2026, suasana Masjid Pesantren Al Hilal 2 Cibiru dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an dari para santri yang melaksanakan tilawah usai sholat Subuh berjamaah. Pemandangan ini menjadi rutinitas rutin sehari hari, di mana para santri tidak kembali tidur setelah menunaikan sholat, melainkan langsung memanfaatkan waktu pagi untuk membca Al-Qur’an.

Kebiasaan ini menunjukkan kedisiplinan dan kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu, khususnya dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Di saat sebagian orang kembali istirahat usai sholat Shubuh, para santri justru mengawali hari dengan tilawah di dalam masjid, menjadikan waktu Subuh sebagai momentum untuk mengisi hati dengan kalam Allah SWT.
Tilawah di waktu Subuh juga memiliki keutamaan tersendiri. Pagi hari adalah waktu yang penuh keberkahan, di mana pikiran masih jernih dan suasana masih tenang, sehingga sangat mendukung untuk membaca dan merenungi ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan memulai hari bersama Al-Qur’an, para santri diharapkan mendapatkan ketenangan hati serta kemudahan dalam menjalani aktivitas sepanjang hari.

Selain itu, kegiatan tilawah ini juga menjadi sarana untuk mengasah dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an. Dengan membaca secara rutin setiap pagi, hafalan yang telah dimiliki menjadi lebih kuat dan terjaga. Tidak hanya itu, tilawah juga membantu menambah hafalan baru secara bertahap, sehingga para santri terus mengalami perkembangan dalam kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pembentukan karakter santri yang cinta Al-Qur’an, disiplin, dan istiqamah dalam kebaikan. Dengan membiasakan diri mengisi waktu pagi dengan tilawah, para santri dilatih untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga kebiasaan baik ini terus terjaga dan menjadi bekal berharga bagi para santri di masa depan. Dengan memulai hari bersama Al-Qur’an, diharapkan setiap langkah yang diambil senantiasa berada dalam keberkahan dan ridha Allah SWT.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal