Usai Bada Maghrib, Santri Tingkat SMA Berlatih Mujawwad di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru

Di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru, usai sholat Maghrib berjamaah para santri tingkat SMA terus mengembangkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an melaui latihan mujawwad pada Rabu 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan tilawah yang tidak hanya menekankan pada ketepatan bacaan, tetapi juga keindahan dalam melantunkan ayat-ayat suci.

Mujawwad adalah metode membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan kaidah tajwid secara baik dan benar, serta dilengkapi dengan irama atau lagu yang indah dan teratur. Berbeda dengan bacaan tartil yang cenderung datar dan fokus pada ketepatan hukum bacaan, mujawwad menghadirkan unsur seni dalam membaca Al-Qur’an tanpa meninggalkan aturan tajwid. DAlam mujawwad, setiap ayat dilantunkan dengan penuh penghayatan, sehingga makna yang terkandung di dalamnya dapat lebih dirasakan.

Latihan mujawwad yang dilakukan oleh para santri bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mereka. Dengan latihan yang rutin, santri belajar mengatur napas, memperindah suara, serta memahami kapan harus menaikkan atau menurunkan nada. Proses ini tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kesabaran dan ketekunan dalam belajar.

Manfaat lainnya adalah membantu dalam memperkuat hafalan. Bacaan yang dilantunkan dengan irama tertentu akan lebih mudah diingat, sehingga memudahkan santri dalam menghafal dan menjaga hafalan mereka. Dengan demikian, mujawwad tidak hanya berfungsi sebagai seni membaca, tetapi juga sebagai metode yang mendukung proses tahfidz Al-Qur’an.

Ust Yedi selaku asatidz Pesantren Al Hilal 2 berujar, kegiatan latihan mujawwad ini menjadi salah satu upaya Pesantren Al Hilal 2 Cibiru dalam mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mampu melantunkannya dengan indah dan penuh penghayatan. Diharapkan, para santri dapat membawa kemampuan ini sebagai bekal dakwah di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an yang menyejukkan hati.

Penulis: Indra Rizki

 

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at Pesantren al-Hilal

Related Posts

×