Alhamdulillah, proses pembinaan karakter dan kepemimpinan santri terus berjalan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin. Pada Senin, 9 Juni 2026, salah seorang santri kelas IX, Ananda Fattan Dzikriansyah, mendapat kesempatan untuk mengimami shalat fardhu Maghrib berjamaah di lingkungan pesantren.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan yang rutin dilaksanakan di Pesantren Al Hilal. Setiap santri mendapatkan jadwal secara bergiliran untuk menjadi imam shalat. Dengan adanya jadwal yang teratur, para santri memiliki kesempatan untuk melatih keberanian, meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, serta membiasakan diri memimpin jamaah.

Bagi sebagian santri, berdiri di depan jamaah dan memimpin shalat tentu bukan hal yang mudah. Rasa gugup dan kurang percaya diri sering kali muncul, terutama ketika harus melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar di hadapan banyak orang. Namun justru melalui latihan yang dilakukan secara rutin inilah para santri dibimbing untuk mengatasi rasa gugup tersebut.
Selain melatih mental dan kepercayaan diri, kegiatan menjadi imam shalat juga menjadi sarana untuk menjaga serta melancarkan hafalan Al-Qur’an para santri. Ketika memimpin shalat, mereka dituntut untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan tartil, benar, dan penuh kekhusyukan.

Ustadz Salman selaku asatidz Pesantren Al Hilal 1 Cililin menyampaikan bahwa pembiasaan ini merupakan bagian dari pendidikan yang diberikan kepada para santri agar mereka siap ketika kembali ke tengah masyarakat. “Kami ingin para santri tidak hanya punya hafalan Al-Qur’an yang baik, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi imam di lingkungan tempat tinggalnya nanti. Ketika mereka pulang ke masyarakat, kami berharap mereka siap memimpin shalat berjamaah, mengajarkan kebaikan, dan jadi teladan di lingkungannya,” ujar beliau.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh manfaat ini, para santri belajar bahwa menjadi imam bukan hanya tentang memimpin shalat, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi umat.
Insya Allah, dengan latihan yang terus dilakukan setiap hari, para santri Pesantren Al Hilal akan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga siap mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah mereka menuntut ilmu. Aamiin.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal