Ahad, 10 Mei 2026, suasana ceria terlihat di Pesantren Al Hilal 1 Cililin. Para santri mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang yang menjadi salah satu aktivitas fisik sekaligus mengisi hari libur dengan kegiatan yang sehat.

Kegiatan dimulai dengan pemanasan ringan untuk melatih otot dan menghindari cedera. Setelah itu, para santri secara bertahap masuk ke kolam dan mulai mengikuti arahan dari pelatih renang, Pak Rudi. Dalam sesi ini, santri diajarkan dasar-dasar renang, mulai dari cara mengapung, meluruskan posisi tubuh dan kaki di air, hingga teknik mengayuh kaki dengan benar.
Antusiasme para santri terlihat jelas. Ada yang dengan cepat mampu mengikuti instruksi dan mulai percaya diri ketika berrenang, namun ada juga yang masih merasa takut dan membutuhkan pendampingan lebih. Pak Rudi selaku pelatih menyampaikan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sangat wajar. “Tiap anak memiliki proses belajar yang berbeda. Ada yang cepet banget beradaptasi di kolam, ada juga yang butuh waktu lebih. Yang penting mereka terus mencoba dan gak takut tenggelam,” ujarnya.

Kegiatan renang ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran, tapi renang juga termasuk salah satu olahraga yang disunnahkan dalam Islam, sehingga menjadi bagian dari pendikan santri yang baik, fisik maupun mental.
Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar berenang, tetapi juga belajar menghadapi rasa takut, mencoba hal baru, dan mengisi haru libur dengan kegiatan yang bermanfaat. Semoga aktivitas ini menjadi bekal berharga bagi mereka, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan berani mencoba hal-hal positif lainnya.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal