Alhamdulillah, suasana pagi yang penuh berkah kembali terasa di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru. Usai melaksanakan shalat Subuh berjamaah, para santri tingkat SMA tidak kembali tidur dan beristirahat, tapi justru meelanjutkan kegiatan dengan tilawah Al-Qur’an sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kegiatan ini menjadi salah satu pembiasaan rutin yang terus dijaga di lingkungan pesantren. Dalam suasana yang tenang dan fokus, para santri membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan serius. Momen pagi yang masih segar membuat pikiran lebih jernih, sehingga tilawah dapat dilakukan dengan lebih fokus dan benar.

Ustadz Yedi selaku asatidz Pesantren Al Hilal 2 Cibiru menyampaikan bahwa pembiasaan tilawah ini merupakan bagian dari pendidikan di pesantren. “Tilawah Al-Qur’an ini adalah kegiatan rutin yang udah kami biasakan kepada para santri sebagai bagian dari pendidikan. Apalagi setelah shalat Subuh, pikiran mereka juga masih seger, jadinya ebih mudah dan gampang untuk fokus dalam membaca dan memahami Al-Qur’an,” ujar beliau.

Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya dilatih untuk memperlancar bacaan Al-Qur’an, tetapi juga dibiasakan untuk mengawali hari dengan hal-hal yang bernilai ibadah. Kebiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter santri yang dekat dengan Al-Qur’an, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memulai hari bersama Al-Qur’an, hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih siap, dan semangat belajar pun semakin meningkat. Inilah salah satu keindahan pendidikan di pesantren, di mana ilmu dan ibadah berjalan beriringan dalam setiap aktivitas. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi para santri.
Penulis: Indra Rizki
Penulis:
Nafisah Samratul
Content Writter at Pesantren al-Hilal