Assalamualaikum sahabat Al Hilal! Alhamdulillah wa Syukurillah, pada Senin (06/02/2023) Santri Yatim Penghafal Quran Pesantren Al Hilal kembali melaksanakan kajian kitab kuning di Masjid Marwah.

Dibagi menjadi dua sesi kegiatan dalam kitab kuning “Safinah” yang dibimbing langsung oleh Ustaz Haris. Kegiatan kajian kitab kuning yang dilaksanakan setiap Senin sampai Jumat pun diikuti oleh santri kelas 7, 8, dan 9 pada pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Sahabat Al Hilal, kitab kuning itu ada beberapa macamnya seperti kitab Safinatun Najah, Tijan Ad Darori, Al Jurumiyah, Ta’lim Muta’alim, Sulam At Taufiq, Al Jazariyah dan lain sebagainya.

Kajian Kitab Kuning Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin
Dokumentasi pesantrenalhilal.com

Kitab kuning itu banyak sekali manfaatnya salah satunya yaitu dengan kajian kitab kuning kita dapat menarik benang merah dari kajian kitab kuning dengan kedokteran modern saat ini.

Mengutip dari Nu.lampung.co.id manfaat kitab kuning juga agar kita dapat mengikuti sifat orang orang di masa sejarah dahulu.

Kitab kuning merupakan istilah yang digunakan sebagian masyarakat untuk menyebut kitab-kitab berbahasa Arab. Sejak masa silam, kitab-kitab berbahasa Arab ini biasa digunakan banyak pesantren sebagai bahan pelajaran para santri.

Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning. Sebenarnya warna kertas kuning itu hanya kebetulan saja. Artinya sama sekali tidak ada hubungannya dengan aturan syariat, dan bukan anjuran para ulama untuk mencetak bukunya dalam kertas berwarna kuning.

Kajian Kitab Kuning Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin
Dokumentasi pesantrenalhilal.com

Karena itu, jangan sampai muncul keyakinan dalam diri kita bahwa kitab bertuliskan Arab yang kertasnya berwarna kuning, memiliki keistimewaan khusus dibanding buku lainnya.

Tahukah Sahabat Al Hilal? Ada beberapa manfaat mempelajari dan memahami kitab kuning. Dengan memahami kitab kuning atau yang biasa disebut dengan kitab klasik, sedikit banyak akan tahu apa yang tersirat dan apa yang tersurat dalam Al Quran dan hadis.

Sebab, kitab kuning merupakan kitab yang dikarang oleh para ulama dari hasil ijtihad mereka untuk mencari suatu hukum yang tidak dijelaskan dalam dua pedoman kita, yaitu Al Quran dan hadis.

Selain itu, sebenarnya kitab-kitab klasik tersebut tidak hanya menjelaskan tentang hukum-hukum, melainkan juga membicarakan sejarah tentang kehidupan nabi, perang, para ulama, dan lain sebagainya.

“Hari ini para santri sedang belajar kitab safinah. Kajian kitab kuning ini dibagi menjadi dua jadwal. Jadwal pertama dari pukul 13.00 – 14.00 jadwal belajar kitab kelas 7 dan 8, kemudian jadwal kedua dari pukul 14.00 – 15.00 jadwal belajar kitab kelas 9”, ujar Ustazah Sherly selaku Pengurus Pondok Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

Youtube: Pesantren Yatim AlHilal

Penulis: Aisyah

×